Buah yang satu ini terkenal dari negeri padang pasir, Timur Tengah. Dalam
kehidupan kita, buah ini sering menyemarakkan acara buka bersama, hari raya
Iedhul Fithri dan Iedhul Adha. Pada waktu-waktu itu kebutuhan akan kurma
meningkat tajam, kontan saja harga kurma menjadi melambung, sehingga kitapun
membeli ala kadarnya.
Sementara di bulan-bulan lainnya, harga kurma cenderung menurun, kitapun
terlanjur tidak terbiasa mengkonsumsinya. Sementara kebutuhan akan gizi,
kesehatan yang amat mahal itu, harus kita pertahankan hari demi hari.
Marilah kita budayakan makan makanan bergizi, minuman sehat alami, termasuk
anugrah dari Allah Ta'ala yang satu ini, Kurma.
Simak kemampuan buah Kurma
dalam membantu menjaga kesehatan dan stamina kita :
-----------------------------------------
*1. Kurma Atasi Sakit Kepala***
Bulan puasa adalah bulan yang penuh barokah. Segala kehangatan dan kesejukan
terasa di bulan ini pula sebagian besar orang mengkonsumsi buah kurma
sebagai penghilang rasa lapar selepas seharian berpuasa. Tetapi di balik
rasanya yang manis itu, tersimpan berbagai manfaat yang berguna untuk
kesehatan tubuh. *Lantas apa sajakah manfaat kurma untuk kesehatan?*
Puasa identik dengan kurma, itu kata sebagaian orang yang menyadari betapa
seringnya mereka melihat orang berjualan kurma di bulan Ramadhan
dibandingkan dengan buah-buahan lainnya. Mereka menganggap dengan kurma
secukupnya, dapat menghilangkan rasa lapar sementara sebelum melakukan
ibadah lanjutan lainnya.
Kurma yang mempunyai nama latin phoenix dactilifera sudah dikenal sejak
zaman paleolitik. Kurma merupakan sejenis tanaman palma yang banyak ditanam
di daerah jazirah Arab dan sebagian orang menganggap kurma hanya hidup di
padang pasir. Namun di daerah lain yang memiliki tinggal kekeringan cukup
tinggi, kurma dapat pula hidup. Kini, buah yang rasanya manis itu menjadi
komoditas pertanian andalan yang laku keras untuk dijual oleh bangsaa Arab,
Afrika dan bahkan China.
Menurut Prof Dr Ir Ali Khomsan, MS, kurma memiliki kandungan nutrisi yang
berguna bagi tubuh. “Setidaknya gula (glukosa) menjadi komponen utama dengan
komposisi yang mencapai 50 persen dari seluruh kandungan buahnya,” katanya.
Guru besar IPB ini juga mengatakan, kandungannya lebih besar dibandingkan
buah-buahan lainnya yang hanya mencapai 20-30 persen saja.
Pada kurma yang masih lembek (matang di pohon dan belum dijemur) kandungan
gulanya sekitar 60 persen. Sedangkan kurma yang telah dikeringkan
kandungannya cukup tinggi, sekitar 70 persen. Kandungan gula dalam kurma
memiliki daya serap yang buruk, sekitar 45-50 menit sehingga waktu untuk
pengolahan menjadi nutrisi yang disalurkan ke dalam darah menjadi lumayan
lama.
Buah padang pasir ini juga mengandung berbagai vitamin yang diperlukan oleh
tubuh. Vitamin A, thiamin, riboflavin, zat besi, vitamin B berada dalam buah
kurma. Riboflavin dan niasin misalnya, akan membantu melepaskan energi dari
makanan, sementara thiamin membantu melepaskan energi dari karbohidrat.
Vitamin A dan niasin memainkan peranan dalam membentuk dan memelihara kulit
yang sehat. Thiamin pentingn bagi sel-sel saraf, semeentara niasin menjaga
fungsi normal saraf.
Mineral juga sangat banyak ditemukan dalam kurma. Magnesium dan kalium
setidaknya berada dalam jumlah yang cukup bisa diandalkan untuk membantu
kinerja tubuh menjadi lebih baik. “Banyak juga terkandung serat-serat
seperti layaknya buah yang lainnya,” tutur Prof Ali. Menurut beliau, serat
tersebut dapat membuat pencernaan menjadi baik. Kandungan kurma membuat usus
menjasi lunak dan mengaktifkannya sehingga secara alamiah seseorang secara
mudah dapat buang air besar.
Kurma untuk Kesehatan
Bahan-bahan alami yang telah disediakan di alam memang memiliki manfaat bagi
tubuh. Begitu pula dengan kurma. Buah yang satu ini juga memiliki khasiat
yang dirasa cukup ampuh untuk membuat tubuh menjadi sehat dan juga mengatasi
permasalahan yang sering timbul dalam dunia kesehatan.
Kandungan kalium kurma yang tinggi, menurut Prof Ali sangat menguntungkan
jantung dan pembuluh darah. Denyut nadi menjadi semakin teratur dan
otot-otot menjadi kontraksi sehingga membantu menstabilkan tekanan darah.
Hanya saja, kadar kalium yang tinggi tidak diimbangi dengan kadar garam yang
tinggi (natrium). “*Sehingga bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi
(hipertensi) saya kira tidak cocok untuk mengkonsumsi kurma*, apalagi jika
mengkonsumsinya secara berlebih,” katanya. Beliau juga menambahkan kalau
kalim itu juga mampu membuat kita terhindar dari kaku otot.
Potasium yang tinggi juga ada dalam kurma. Sekedar pengingat saja kalau
potasium mempunyai manfaat untuk mengendalikan tekanan darah, terapi bagi
mereka yang bertekanan darah tinggi, membersihkan karbon dioksida dalama
darah serta memicu kerja otot dan simpul saraf.
Zat tannin yang tinggi pada kurma dapat digunakan sebagai anti diare. Kurma
juga dapatdigunakan sebagai obat flu, radang tenggorokan, mengatasi mabuk
serta meningkatkan trombosit dalam darah bagi mereka yang terkena demam
berdarah. Caranya yaitu dengan memblender 500 gram kurma yang telah dibuang
kulitnya, kemudian campur dengan lima gelas air putih sampai halus. Hasil
dari blenderan tersebut diminum sebanyak satu gelas tiap satu jam selama
sehari.
Mereka yang terkena sakit kepala juga dapat terobati dengan mengkonsumsi
buah kurma. Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata dalam kurma
terdapat zat salisilat (suatu zat yang lazim dipakai sebagai bahan baku obat
sakit kepala, penghilang rasa skit hingga demam). *Tetapi kurma sebaiknya
tidak dimakan oleh mereka yang memiliki penyakit diabetes*. Bukannya
membaik, kurma akan membuat kadar gula penderita diabetes yang sudah cukup
tinggi menjadi lebih tinggi. “Saya juga tidak menyarankan itu,” ujar Prof
Ali.
Kurma dan Bulan Puasa
Memakan kurma saat berbuka adalah sesuatu yang nikmat. Rasa manis kurma
mampu menggantikan tenaga yang hilang saat matahari bepijar. Tetapi yang
akan dimakan itu jumlahnya jangana terlalu banyak karena akan membuat kita
cepat kenyang.”Dalam agama disarankan untuk mengkonsumsi lima buah kurma dan
saya kira itu cukup,” ungkap Prof Ali.
Beliau menyarankan jumlah yang tidak banyak tersebut karena apabila kita
mengkonsumsinya terlalu banyak, akan menyusahkan kita saat melakukan ibadah.
Selain itu, rasa kenyang yang timbul akan membuat kita tidak angin
mengkonsumsi makanan lainnya (seperti empat sehat lima sempurna) yang justru
kita butuhkan sebagai pengganti ion-ion tubuh yang hilang.
Dalam beberapa literature, masih terjadi perdebatan mengenai perlu atau
tidaknya kurma dikonsumsi saat sahur. Sebagian mengatakan perlu karena
kandungan serat yang tinggi dalam kurma memang diperlukan saat siang
menjelang. Sedangkan mereka yang beragumen tidak perlu, seperti Prof Ali
mengatakan kalau serat dalam kurma membuat perut cepat sekali kenyang.
Akibatnya mereka yang akan berpuasa tidak ada cadangan tenaga untuk berpuasa
pada siang harinya. (adit/genie/via)
(Sumber rumahdiabetes.com)
*2. Sehat ala Nabi: Kurma*
Allah Ta'ala telah melebihkan kurma dari buah-buahan yang lain. Allah
menyebutkannya dalam Al-Qur’an dalam 20 tempat yang berbeda dengan memakai
lafaz pohon kurma; an-Nakhl, an-Nakhiil dan an-Nakhlah. Kurma mendapat
tempat istimewa dalam Al-Qur’an dan sebenar-benar perkataan adalah
Kalamullah (Al-Qur’an Al-Karim). Allah telah menetapkan bahwasanya pohon
kurma ada di bumi, kemudian Allah mengutamakannya dengan menyebutkan
ciri-ciri pohon dan buah ini:
Allah berfirman:
“*Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang memiliki kelopak mayang*.”
(*Q.S. Ar-Rahman: 11*)
Ibnu Katsir berkata, ”*Allah menyebutkan buah kurma ini secara khusus karena
kemuliaan dan manfaat yang dikandungnya, baik ketika masih basah maupun
ketika telah kering.”*
“*Dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang
bersusun-susun*.” (*Q.S. Qaaf: 10*)
“*Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun
anggur, tanam-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan tidak bercabang,
disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebagian tanam-tanaman di
atas sebagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu
terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir*.” (*Q.S.
Ar-Ra’du: 4*)
Buah kurma mengandung banyak manfaat, di antaranya kurma sangat dianjurkan
bagi perempuan yang hamil dan yang akan segera melahirkan. Bahkan Allah
memerintahkan Maryam binti ‘Imran untuk memakan buah kurma ini ketika ia
sedang nifas.
Dokter Muhammad an-Nasimi dalam kitabnya, ath-Thibb an-Nabawy wal ‘Ilmil
Hadis (Pengobatan Ala Nabi dan Ilmu Modern) mengatakan:
“*Hikmah dari ayat ini secara kedokteran adalah, perempuan hamil yang akan
melahirkan itu sangat membutuhkan makanan dan minuman yang kaya akan unsur
gula, hal ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan
mengeluarkan jabang bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu
yang lama. Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol
laju gerak rahim dan menambah masa sistolennya (kontraksi jantung ketika
darah dipompa ke pembuluh nadi). Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam
ruthab (kurma basah). Kandungan gula dalam ruthab sangat mudah untuk dicerna
dengan cepat oleh tubuh.”*
Keajaiban buah kurma dari Anas r.a., beliau berkata, "*Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam berbuka puasa sebelum shalat dengan memakan
kurma segar, kalau tidak ada maka dengan kurma kering, dan kalau tidak ada
beliau meminum beberapa teguk air*." (*HR. Abu Daud dan Tirmidzi*).
Hal ini karena kurma mengandung semua unsur makanan pokok yang dibutuhkan
tubuh, yaitu gula, protein, lemak, mineral, dan vitamin.
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam beberapa hadits, menganjuran kita
untuk mengkonsumsi tujuh buah kurma. Dan ternyata, tujuh buah kurma ini bila
ditimbang ada sekitar 100 gram yang mengandung:
1. Gula = 75,00 gram
2. Serat selulosa = 4,00 gram
3. Air = 22,50 gram
4. Protein = 2,50 gram
5. Lemak = 2,50 gram,
6. Vitamin-vitamin:
Vitamin A = 60 IU
Vitamin B-1 = 0, 08 miligram,
Vitamin B-2 = 0, 05 miligram,
7. Mineral.
Kurma itu penuh asam mineral yang merupakan unsur terpenting sebagai makanan
bagi tubuh, berupa:
Potasium = 79 miligram
Tembaga = 21 miligram
Belerang = 65 miligram
Besi = 5 miligram
Magnesium = 65 miligram
Mangan = 2 miligram
Kalsium = 65 miligram
Fosfor = 72 gram
Pada pertengahan kedua abad ke-20, para ahli mengungkapkan adanya asam amino
yang lain pada kurma. Dan yang terpenting dalam asam ini adalah glutathione
sebagai antioksidan. Ternyata, bagi 100 gram (7 kurma) dapat memberikan
lebih dari 350 energi. Jadi, nilai gizi kurma hampir sempurna. Kurma adalah
rejeki yang beruntun, datang terus-menerus, tidak terputus sebagai rejeki
dari Allah Ta'ala untuk manusia.
*Kurma Menurut Tinjauan Medis dan Pengobatan
*
1. Dalam kurma, ditemukan beberapa bahan kimia yang memengaruhi horman
oksitosik, yaitu hormon yang bercampur di dalam peranakan wanita, sehingga
dapat membantu percepatan kelahiran, serta dapat mengurangi resiko
pendarahan setelah melahirkan. Hormon lain dalam kurma adalah hormon untuk
menghambat aktivitas hormon kelenjar gondok (glandula thyreoidea). Bahan
yang lain, yaitu hormon pembangkit kelenjar susu, sehingga dapat
memperlancar ASI (Air Susu Ibu).
2. Serat selulosa berguna untuk membangkitkan kerja usus, sebagai obat
mujarab untuk penyembuhan yang disebabkan kurang makan. Serat ini tidak
dapat dicerna oleh alat pencernaan kita, sehingga dapat menjaga tubuh supaya
terhindar dari kekurangan makanan dalam perut.
3. Vitamin A diperlukan untuk pemeliharaan epitel selaput lendir, ketajaman
penglihatan mata, dan pencegahan terjadinya infeksi. Oleh karena ini lah
orang-orang gurun selalu mengkonsumsi kurma untuk memperkuat pendengaran dan
memfokuskan penglihatan.
Manfaat lainnya dari vitamin A banyak sekali. Aktivitas kehidupan di dalam
tubuh kebanyakan bertumpu pada vitamin-vitamin tersebut. Vitamin bukan lah
bahan penguat tubuh, tapi vitamin diperlukan untuk menyempurnakan aktivitas
kelenjar getah bening dalam tubuh dengan cara yang lebih baik.
4. Fosfor bersama kalsium diperlukan untuk membentuk tulang dan kesehatan
gigi. Fosfor berguna untuk membangun aktivitas kelenjar dan mengembalikan
fungsi kelenjar tubuh. Fosfor juga berperan penting sebagai nutrisi otak,
sehingga bila dikonsumsi teratur, dalam jangka panjang berefek mencerdaskan
otak.
5. Magnesium penting sekali bagi aktivitas kehidupan di dalam tubuh, serta
untuk menjaga diri dari penyakit.
6. Besi sangat penting untuk aktivitas pembentukan hemoglobin dan zat darah
merah dalam sumsum tulang. Oleh karena itu, ia diperlukan untuk melindungi
manusia dari kekurangan darah.
7. Seng, diperlukan untuk mengobati penyakit sensitivitas tubuh.
8. Kurma kering mengandung aspirin (acetylsalicylic acid) alami yang dapat
mengurangi rasa sakit (analgesic).
9. Kalium (potassium) signifikan untuk mengatasi kelelahan, membuat organ
jantung bekerja lebih optimal, mengaktifkan kontraksi otot, dan berperan
dalam pengaturan tekanan darah. *taq/berbagai sumber
Sumber : Republika Online -- Jumat, 27 Februari 2009 - Kesehatan -
By Republika Newsroom
**3. Rahasia Khasiat Buah Kurma
*Buah kurma atau dalam bahasa Arab, tamar adalah dari jenis palm seperti
kelapa sawit sementara buahnya bertangkai seperti buah pinang. Kurma
mengandung khasiat gizi yang tinggi seperti kismis dan aprikot kering.
Antaranya
kurma kaya dengan protein, serat, gula, vitamin A dan C serta zat galian
seperti besi, kalsium, sodium dan potasium.
Kandungan protein didalam kurma lebih kurang 2 %, serat hampir 4 % manakala
kandungan gulanya 50 hingga 57 % glukosa. Ini menunjukkan kandungan gula
didalamnya telah ditukar secara semula jadi. Maksudnya apabila kita memakan
kurma, tenaga yang diserap badan adalah secara langsung. Gula didalam
kebanyakan buah-buahan dikenali sebagai fraktosa dan gula tebu atau gula
pasir yang biasa mengandung sukrosa tidak boleh menyerap terus dalam badan.
Ia terpaksa dipecahkan dahulu oleh enzim sebelum bertukar menjadi glukosa
lalu diserap badan sebagai tenaga.
Kulit kurma yang mengandungi serat, amat baik untuk mencegah barah usus
besar kerana ia melawaskan. Sementara kandungan vitamin A dan C amat tinggi
dan banyak mengandung potasium yang diperlukan oleh badan untuk sistem
saraf. Memang dalam susu, yogurt dan makanan laut juga mengandung potasium
tetapi jumlahnya sedikit.
Pengambilan potasium yang berlebihan tidak mengumpulkan racun di dalam
badan dan tidak memudaratkan. Sebaliknya ia merangsang selera makan bagi
yang berpenyakit serta bagus untuk golongan yang mengalami sembelit, lemah
otot, badan pegal-pegal, letih, lesu, mengalami tekanan serta menguatkan
daya ingatan. Ramai beranggapan hanya kismis yang baik untuk menguatkan
ingatan, sebenarnya kurma juga adalah sebanding. Mungkin atas alasan
pihak-pihak tertentu atau negara penghasil anggur telah menjalankan kempen
makan kismis dan mempopularkan khasiatnya.
Kurma diakui sebagai buah berkhasiat dan sebagaimana Firman Allah
Ta'aladalam surat Al Mukminah ayat 19, “*Kemudian Kami tumbuhkan dengannya
kebun kurma dan anggur untuk kamu. Disana kamu mendapatkan buah-buahan yang
banyak dan sebahagiannya kamu makan*”.
Umat Islam digalakkan berbuka dengan kurma bersandarkan sabda
Rasulullah *shallallahu
'alaihi wasallam *yang mana maksudnya “*Rumah yang tidak ada kurma seperti
rumah yang tidak mempunyai makanan*”. Kurma diangkat tinggi oleh Rasulullah
kerana mempunyai nilai kandungan makanan yang tinggi.
Disunatkan berbuka dengan kurma kerana orang yang berpuasa tidak makan
selama 12 jam. Kurma menyuplai tenaga serta merta kepada si pemakan dan ini
memudahkan seseorang beribadah dan menunaikan shalat maghrib dan
tarawih. Apabila
badan terasa segar dan bertenaga, maka ia menekan kita makan berlebihan
memuaskan hawa nafsu. Kadangkala waktu berbuka kita makan terlalu banyak,
tetapi masih letih dan tidak bertenaga. Disebabkan makanan yang diambil
kebanyakan mengandung karbohidrat tanpa tenaga, hal ini menjadi penyebab
apabila selesai makan, mata pun mengantuk.
Diriwayatkan oleh Aisyah *radiyallahu 'anha *yang menjelaskan, kurma
mengandungi ubat. “*Barangsiapa selalu makan kurma akan dihindari daripada
terkena racun yang dimakan*.”
Dikisahkan sewaktu Maryam melahirkan Nabi Isa 'alaihissalam di bawah pohon
kurma. Telah datang malaikat Jibrail menyuruh Maryam menggoyang pohon kurma
lantas dimakannya. Dengan izin Allah, ia memudahkan kelahirkan Nabi Isa
'alaihissalam
Dalam bidang pengobatan dengan kandungan tanpa kolestrol, lemak dan gula di
dalam kurma, ia amat baik untuk meredakan tekanan darah tinggi.
Dalam perubatan homeopathy, biji kurma dikisar halus atau dijadikan serbuk
seperti teh, direndam dan diminum bagi menyembuhkan pelbagi jenis penyakit.
Melalui petua tertentu, kurma dimakan bersama badam dan madu untuk
menyembuhkan penyakit. Kurma dikatakan menambah tenaga batin.
Jus buah kurma mungkin baru di negara ini (Malaysia). Di negara asalnya
selain dimakan segar, kering atau salai, kurma dibuang biji dan diganti
dengan kacang tanah, badam atau gajus bagi menambahkan keenakannya. Kurma
juga dibuat jem, sirup atau bahan tambahan dalam ice cream
Kita seharusnya memakan buah kurma bukan hanya dalam bulan puasa sahaja. Kurma
baik dijadikan pengganti makanan ringan yang hanya mengandung karbohidrat,
garam, lemak dan gula berlebihan yang bisa menyebabkan munculnya pelbagai
jenis penyakit.
(Hamidah Ahmad, Sumber http://www.geocities.com/pemancar_fm313/kurma.html)
*4. Manisnya Manfaat Kurma bagi Kesehatan*
Rasanya belum afdol bila saat berbuka tak memakan kurma. Rupanya, selain
sesuai anjuran Nabi Muhammad *shallallahu 'alaihi wasallam*, kurma
bermanfaat bagi tubuh. Karena selain mengandung mineral, kurma juga mencegah
anemia dan lesu darah atau gizi besi.
"Zat-zat gizi yang terdapat dalam buah kurma itu bisa mencegah lemas dan
malas saat berpuasa," kata Direktur RSU Haji Surabaya, Prof Dr dr Rochmad
Romdhoni SpPD(K) SpKJ(K) .
Selain memiliki vitamin yang sangat tinggi, kurma mengandung gula-gula
monosakarida, sehingga mudah dicerna oleh tubuh. Gula-gula itu antara lain
berupa glukosa dan fruktosa. Bahkan mampu meningkatkan kebasahan lambung
yang terlalu asam setelah 13-14 jam tak memperoleh makanan dan minuman.
"Bila dibandingkan dengan nasi yang penyerapan dalam tubuh membutuhkan waktu
berjam-jam, penyerapan gula kurma di dalam tubuh cukup cepat. Yakni, sekitar
45-60 menit," jelasnya.
Dalam kurma juga terdapat asam salisilat yang biasanya digunakan sebagai
bahan baku aspirin. Asam salisila mencegah pembekuan darah, anti inflamasi
(radang) dan menghilangkan rasa ngilu maupun nyeri.
Selain itu, kurma dapat mengendalikan hipertensi dengan mengatur kadar
prostaglandin yang turut berperan dalam proses tekanan darah. Namun,
penderita diabetes melitus tidak boleh terlalu banyak mengonsumsi kurma.
Kandungan gula monoskarida yang cukup tinggi dapat meningkatkan kadar gula
darah secara cepat.
Kurma Dapat Meningkatkan ASI
Selain manfaat manfaat di atas, kurma juga dipercaya dapat meningkatkan Air
Susu Ibu (ASI).Jika dilihat dari macam dan jenisnya, ada berbagai macam
jenis kurma. Ada yang berbentuk kecil lonjong, kecil agak bulat dengan berat
sekitar 5 gram per buah, hingga yang berbentuk agak besar dan panjang dengan
berat sekitar 12 gram per buah.
Warnanya pun beragam. Mulai berwarna kuning keputih-putihan, kuning emas,
cokelat muda, sampai cokelat kehitaman.
Salah satu kurma yang populer adalah kurma emas atau golden date. Sebab
bentuk warna dan rasanya yang sangat lezat dan khas.
Ada juga kurma ajwah yang dipercaya kaya akan manfaat kesehatan bila dimakan
tujuh butir setiap hari. "Kurma ini relatif mahal dan hanya tumbuh di daerah
Timur Tengah. Di pasaran, terdapat 26 jenis kurma. Jenis ajwah merupakan
kurma yang paling mahal," kata Direktur RSU Haji Surabaya. Prof Dr dr
Rochamd Romdhoni.
Selain itu, terdapat pula kurma jenis sukari. Kurma jenis ini berukuran
besar dan berwarna cokelat terang. Kurma ini diyakini dapat menambah tenaga,
khususnya bagi laki-laki.
"Untuk perempuan terdapat kurma lubanah yang berarti kurma susu. Kurma jenis
ini berukuran kecil dan agak keras. Karena itu, sebelum dimakan, kurma ini
harus direbus dahulu di dalam air. Kurma ini diyakini sangat baik untuk ibu
yang sedang menyusui, untuk menambah air susu (ASI)," katanya.
Meski, kata dia, belum memiliki bukti ilmiah yang cukup, sebagian masyarakat
percaya bahwa setiap kurma mempunyai khasiat masing-masing.
Tidak sedikit orang yang rela mengeluarkan uang dalam jumlah banyak untuk
membeli kurma jenis tertentu karena yakin terhadap khasiatnya.
Mengingat khasiat kurma yang begitu besar bagi kesehatan, ada baiknya kurma
tidak hanya dikonsumsi ketika bulan puasa, tetapi juga dalam kehidupan
sehari-hari. "Kurma sangat cocok sebagai penyuplai energi bagi yang akan
melakukan perjalanan jauh, seperti mendaki gunung ataupun berlayar,"
tegasnya
(Sumber /www.kilasberita.com)
*5. Buah Kurma dan Berbagai Manfaatnya
** Kurma Segar (Kurma Basah)
Kurma segar mengandung kadar air dan vitamin yang lebih banyak tetapi rendah
kandungan energi siap pakainya. Kandungan gula pada kurma ini mudah dicerna
oleh tubuh.
Banyak manfaat kurma basah, antara lain; dapat mengontrol laju gerak rahim,
menambah masa systole (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh
nadi), mencegah terjadi pendarahan pada perempuan ketika melahirkan serta
mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum
waktu hamil yang berikutnya. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung
hormon yang menyerupai hormon oxytocine yang dapat membantu proses
kelahiran.
* Kurma Kering
Kurma yang tidak segar (kering) tinggi akan kandungan energi siap pakai
namun kandungan air dan beberapa vitamin lebih rendah, bahkan kandungan
vitamin C-nya hilang. Kurma Kering berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus
dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung
serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan
rahim terutama ketika melahirkan.
Kandungan Kurma
Umumnya buah Kurma mengandung zat-zat berikut Gula (campuran glukosa,
sukrosa, dan fruktosa), protein, lemak, serat, vitamin A, B1, B2, B3,
potasium, kalsium, besi, klorin, tembaga, magnesium, sulfur, fosfor, dan
beberapa enzim.
Manfaat Kurma
Sebagai bahan makanan :
Selain dimakan langsung, dikeringkan, juga digunakan sebagai bahan tambahan
pada roti, coklat, sereal, penganan ringan, dan lain-lain.
Sebagai Obat :
1. Buah kurma dapat mencegah stroke.
2. Buah kurma mengandung vitamin A yang baik dimana ia dapat memelihara
kelembaban dan kejelian mata, menguatkan penglihatan, pertumbuhan tulang,
metabolisme lemak, kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit serta
menenangkan sel-sel saraf.
3. Buah kurma yang direbus dapat memperlancar saluran kencing.
4. Buah kurma, baik kering maupun basah dapat menenangkan sel-sel saraf
melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok. Oleh karena itu, para dokter
menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada
anak-anak dan orang yang lanjut usia, agar kondisi kejiwaannya lebih baik.
5. Kurma mengandung potasium yang tinggi. Potasium bermanfaat untuk
mengendalikan tekanan darah, untuk terapi darah tinggi, serta membersihkan
karbon dioksida dalam darah. Potasium juga bermanfaat untuk memicu kerja
otot dan simpul syaraf.
6. Mengkonsumsi 100 gram kurma, dapat menurunkan kadar kolesterol darah
dengan menghambat penyerapan lemak atau kolesterol dalam usus besar sehingga
kadar kolesterol dalam darah menurun.
7. Berbagai mineral yang diperoleh dari kurma bermanfaat untuk
mengoptimalkan kandungan elektrolit dalam cairan tubuh.
8. Mengandung zat tannin yang tinggi yang dapat digunakan untuk
anti-diare, anti-hemostatis, dan anti-hemoroid
9. Obat flu, radang tenggorokan.
10. Mengatasi mabuk
11. Meningkatkan thrombosit pada penderita demam berdarah
Tips Bagi Penderita Demam Berdarah :
Untuk yang telah positif terjangkit DBD, Anda bisa mengobatinya dengan
membuatkan Jus Kurma. Caranya : Ambil 500 gram kurma, buang bijinya lalu
diblender dengan 5 gelas air sampai lembut. Minumkan pada penderita setiap
jam, satu gelas sampai habis.
(Sumber www.berbagisehat.com)
*6. Kehebatan Buah Kurma Menurut Sudut Pandang Medis Modern*
Berikut ini akan kami paparkan sebagian dari manfaat dan khasiat kurma
ditinjau dari sudut pandang medis modern yang sekaligus menguatkan khabar
Al-Qur’an Al-Karim dan As-Sunnah Ash-Shahihah tentang khasiat dan keutamaan
kurma.
[1]. Tamr (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat
membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang
bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika
melahirkan.
Penelitian yang terbaru menyatakan bahwa buah ruthab (kurma basah) mempunyai
pengaruh mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa systolenya (kontraksi
jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Bahkan Allah Subhanahu wa
Ta’ala memerintahkan Maryam binti Imran untuk memakan buah kurma ketika akan
melahirkan, dikarenakan buah kurma mengenyangkan juga membuat gerakan
kontraksi rahim bertambah teratur, sehingga Maryam dengan mudah melahirkan
anaknya.[1]
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
“Artinya : *Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon
itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan
bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah,
‘Sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk Rabb Yang Maha Pemurah,
maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari
ini*” [*Maryam
: 25-26*]
Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah membawakan perkataan ‘Amr bin Maimun di
dalam tafsirnya : “*Tidak ada sesuatu yang lebih baik bagi perempuan nifas
kecuali kurma kering dan kurma basah*” [2]
Dokter Muhammad An-Nasimi dalam kitabnya, Ath-Thibb An-Nabawy wal Ilmil
Hadits (II/293-294) mengatakan, “*Hikmah dari ayat yang mulia ini secara
kedokteran adalah, perempuan hamil yang akan melahirkan itu sangat
membutuhkan minuman dan makanan yang kaya akan unsur gula, hal ini karena
banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan bayi, terlebih
lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama. Kandungan gula dan vitamin
B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa
sistolenya (kontraksi jantung ketika darah dippompa ke pembuluh nadi). Dan
kedua unsur itu banyak terkandung dalam ruthab (kurma basah). Kandungan gula
dalam ruthab sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh*” [3]
Buah kurma matang sangat kaya dengan unsur Kalsium dan besi. Oleh karena
itu, sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang hamil dan yang akan
melahirkan, bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kepada Maryam
Al-Adzra (perawan) untuk memakannya ketika sedang nifas (setelah
melahirkan). Kadar besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma matang sangat
mencukupi dan penting sekali dalam proses pembentukan air susu ibu. Kadar
zat besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma dapat menggantikan tenaga ibu
yang terkuras saat melahirkan atau menyusui. Zat besi dan Kalsium merpuakan
dua unsur efektif dan penting bagi pertumbuhan bayi. Alasannya , dua unsur
ini merupakan unsur yang paling berpengaruh dalam pembentukan darah dan
tulang sumsum.
[2]. Ruthab (kurma basah) mencegah terjadi pendarahan bagi
perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian
posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya [4]. Hal
ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon
oxytocine yang dapat membantu proses kalahiran.
Hormon oxytocine adalah hormon yang salah satu fungsinya membantu ketika
wanita atau pun hewan betina melahirkan dan menyusui.
[3]. Memudahkan persalinan dan membantu keselamatan sang ibu dan bayinya.
[4]. Buah kurma, baik tamr maupun ruthab dapat menenangkan sel-sel saraf
melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok. Oleh karena itu, para dokter
menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada
anak-anak dan orang yang lanjut usia, agar kondisi kejiwaannya lebih baik.
[5]. Buah kurma yang direbus dapat memperlancar saluran kencing.
[6]. Buah kurma Ajwah dapat digunakan sebagai alat ruqyah dan mencegah dari
ganguan jin.
[7]. Kurma sangat dianjurkan sebagai hidangan untuk berbuka puasa. Ada hal
yang sudah ditetapkan dalam bidang kedokteran bahwa gula dan air merupakan
zat yang pertama kali dibutuhkan orang berpuasa setelah melalui masa menahan
makan dan minum. Berkurangnya glukosa (zat gula) pada tubuh dapat
mengakibatkan penyempitan dada dan gangguan pada tulang-tulang. Dilain
pihak, berkurangnya air dapat melemahkan dan mengurangi daya tahan tubuh.
Hal ini berbeda dengan orang berpuasa yang langsung mengisi perutnya dengan
makanan dan minuman ketika berbuka. Padahal ia membutuhkan tiga jam atau
lebih agar pencernaannya dapat menyerap zat gula tersebut. Oleh karena itu,
orang yang menyantap makanan dan minuman ketika berbuka puasa tetap dapat
merasakan fenomena kelemahan dan gangguan-ganguan jasmani akibat kekurang
zat gula dan air.
[8]. Buah kurma dapat mencegah stroke
[9]. Buah kurma kaya dengan zat garam mineral yang menetralisasi asam,
seperti Kalsium dan Potasium. Buah kurma adalah makanan terbaik untuk
menetralisasi zat asam yang ada pada perut karena meninggalkan sisa yang
mampu menetralisasi asam setelah dikunyah dan dicerna yang timbul akibat
mengkonsumsi protein seperti ikan dan telur.
[10]. Buah kurma mengandung vitamin A yang baik dimana ia dapat memelihara
kelembaban dan kejelian mata, menguatkan penglihatan, pertumbuhan tulang,
metabolisme lemak, kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit serta
menenangkan sel-sel saraf.
[11] Kurma adalah buah, makanan, obat, minuman sekaligus gula-gula. [6]
[Disalin dengan sedikit perubahan dari buku Kupas Khasiat Kurma Berdasarkan
Al-Qur'an, Sunnah -Shahihah dan Tinjauan Medis Modern, Zacky Rahmawan]
sumber: tokoliem.salafy.ws
Rasulullah saw bersabda, “Waspadalah terhadap perbuatan kezaliman karena kezaliman adalah kegelapan di hari kiamat. Jauhilah kekikiran karena kekikiran telah membinasakan orang-orang sebelum kamu, mengantarkan mereka kepada pertumpahan darah di antara mereka dan menghalalkan segala cara.” (HR Muslim dari Jabir bin Abdullah r.a)







Keywords offers the top 500 searched internet keywords compiled from a database of over 350 million search terms extracted from popular metacrawlers.

