Bila ditelisik kebelakang konon tanaman Lidah Mertua Sansevieria digunakan oleh suku pedalaman Afrika sebagai dawai gitar, jala ikan, pakaian dan tali busur panah untuk berburu tentunya dengan suatu proses, yaitu dengan mengambil serat dari tanaman ini untuk diolah dan kemudian dijalin sedemikian rupa untuk dijadikan tali pelontar anak panah atau dijalin kecil untuk senar gitar ala suku pedalaman, tapi itu duluuuuuuuuu !!!Sekarang tanaman Lidah Mertua Sansevieria ini telah beralih fungsi sebagai tanaman anti polutan, dimana daun lidah mertua ini mampu menyerap toksin yang ada di udara bebas, makanya bila anda seorang perokok berat usahakan melihara tanaman seperti ini he…2x, tapi ingat dalam jumlah yang mencukupi.
Selama ini mungkin masih banyak orang menggangap tanaman lidah mertua adalah tanaman rakyat yang gampang dibudidayakan dan dapat diperoleh dengan hanya meminta pada tetangga atau barter dengan tanaman yang punya nilai setara, maklum jenis tanaman ini memang gampang tumbuhnya alias TINCAP (tingal tancap) khususnya jenis S.Laurentii
Tapi bagaimana dengan jenis kasta atas seperti ini: S Dwarf, Lavranos , S Koko, S Blue Bat S Patens, S Downsii, S pinguicula, S kirkii, S Ehrenbergii, S fischerii,S Gold flame, S Erythraeae, S Boncel, penulis cuma bisa bilang super-zuper buat nich tanaman, soal harga tidak kepalang tanggung bisa mencapai puluhan juta buat yang siap kontes, dan yang untuk bahan alias anakan/ remaja bisa jutaan.
Tunggu apalagi perkaya koleksi anda dengan tanaman Bio Filterisasi yang anggun ini selain indah bisa juga menyerap racun dan peredam bau disekitar anda…..cerio.
sumber: warnatulisan.blogspot.com
Lidah Mertua

















